berita terkait
- Guest Lecture Series: English for Media Communication – Podcasting with a Mysterious Speaker
- Understanding Child Grooming: A Literary and Cultural Perspective
- Equilibrium in Literature: Balance, Conflict, and Resolution
- General Lecture on Research Methodology in Literature: Exploring Issues in Literature
- International Internship Preparation and Send-Off Event in Thailand 2025
Donald Trump adalah tokoh kontroversial dalam dunia politik dan bisnis Amerika Serikat. Sebelum memasuki dunia politik, ia dikenal sebagai seorang pengusaha sukses dan selebriti televisi. Donald Trump membangun reputasinya melalui bisnis properti dan hotel mewah yang tersebar di seluruh dunia di bawah bendera Trump Organization. Namanya juga menjadi ikon dalam acara televisi realitas The Apprentice, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai figur publik yang berpengaruh.
Pada tahun 2016, Trump terjun ke dunia politik dan mengejutkan dunia dengan memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat melawan kandidat Partai Demokrat, Hillary Clinton. Mengusung slogan “Make America Great Again,” Trump memimpin dengan kebijakan yang berfokus pada proteksionisme ekonomi, keamanan perbatasan, dan penarikan Amerika dari beberapa perjanjian internasional. Masa kepresidenannya penuh dengan kontroversi, termasuk upaya pemberhentian yang gagal dan kritik terhadap penanganannya terhadap pandemi COVID-19. Namun, ia tetap mempertahankan basis pendukung yang loyal.
Setelah meninggalkan Gedung Putih pada 2021, Trump terus menjadi figur sentral dalam politik Amerika. Ia tetap aktif melalui kampanye politik dan media sosial, meskipun sering terlibat dalam perdebatan hukum dan politik. Bagi sebagian orang, Trump adalah simbol perubahan dan keberanian, sementara bagi yang lain, ia dianggap sebagai sosok yang memecah belah. Terlepas dari berbagai kontroversi, pengaruh Trump dalam politik Amerika dan dunia tidak dapat disangkal.